Tottenham ke 32 Besar Walau Ditahan imbang Lask Linz 3-3

Tottenham ke 32 Besar Walau Ditahan imbang Lask Linz 3-3

Tottenham yang berada di posisi kedua Grup J tak mungkin dikejar Lask Linz.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — Tottenham Hotspur memastikan muncul ke babak 32 besar Gabungan Europa walaupun bermain imbang melayani tuan rumah LASK Linz 3-3 dalam pertandingan putaran kelima Grup J di Stadion Linzer, Austria, Jumat (4/12) dini hari WIB. Kiper pelapis Tottenham, Joe Hart, boleh jadi akan mendapat sorotan sebab dua dari tiga gol dengan dicetak LASK terjadi dari situasi tembakan jarak jauh, yang seharusnya bisa diantisipasi lebih baik.

Sekalipun hanya bisa mengumpulkan 10 poin dan menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup J, Tottenham tentu memastikan langkah ke babak gugur. Sebab LASK yang ada 3 poin di bawahnya, tak agak-agak bisa menggeser posisi Tottenham lantaran kalah catatan head-to-head, demikian rencana laman resmi UEFA.

Tiga menit jelang turun minum, tuan vila membuka keunggulan lewat tembakan jeda jauh Peter Michorl. Bola dengan memantul di atas rumput sepertinya membuat Hart kebingungan mencari jalan menghentikannya melesak ke dalam tiang.

Keunggulan itu dihapuskan oleh Gareth Bale yang mengeksekusi penalti pada menit kedua injury time fragmen pertama, setelah Andres Andrade sengaja menghalau bola umpan terobosan Lucas Moura dengan tangan di pada area terlarang.

Tottenham lantas sempat berbalik menyelenggarakan pada menit ke-56 ketika Son Heung-min berhasil meloloskan diri daripada kawalan bek LASK untuk mengejar umpan terobosan kiriman Tanguy Ndombele. Penyerang Korea Selatan ini melanggar kiper Alexander Schagler dengan menghapuskan tendangan menyilang menyusur rumput,

Upaya Tottenham memperlebar jarak keunggulan tak kunjung membuat hasil, justru LASK yang lulus menyamakan kedudukan pada menit ke-84 setelah Johannes Eggestein membuat Hart mati kutu dalam situasi utama lawan satu.

Dua menit kemudian, Tottenham balik mendapat hadiah tendangan penalti setelah Steven Bergwijn ditarik jatuh sebab Philipp Wiesinger. Dele Alli yang menjadi algojo dengan percaya diri melesakkan bola ke tengah gawang mengecoh Schagler.

Setelah itu, Jose Mourinho menginstruksikan para pemain Tottenham menerapkan besot pertahanan yang begitu dalam, ironisnya hal tersebut malah menjadi senjata makan tuan sebab pada menit ketiga injury time gawang mereka kebobolan.

Mamaoudou Karamoko mendapatkan ruang yang begitu terbuka lebar agak jauh lantaran kotak penalti, tetapi tembakan spekulasinya lagi-lagi cukup untuk memperdaya Hart dan memaksakan skor akhir 3-3.

Tottenham melangkah ke babak 32 besar bersama-sama wakil Belgia, Antwerp, yang pada pertandingan lain menang 3-1 tempat Ludogorets di Bosuilstadion.

Martin Hongla membawa Antwerp memimpin sejak menit ke-19 dan delapan menit memasuki babak ke-2 Kiril Despodov sempat menyamakan kedudukan untuk Ludogorts.

Tuan rumah harus menunggu tenggat menit ke-72 untuk merestorasi kelebihan melalui kaki Ritchie de Laet. Manuel Benson lantas menyudahi pertentangan Ludogorets saat sepakannya merobek jala gawang yang dijaga Vladislav Stoyanov.

Antwerp saat ini berstatus sebagai pemuncak klasemen tatkala setelah mengumpulkan 12 poin ataupun terpaut dua angka dari Tottenham.

Antwerp dan Tottenham akan saling berhadapan di laga pamungkas tengah pekan depan untuk membuktikan tim yang berhak menempati puncak klasemen.

 

sumber: Antara