ini-nama-para-king-makers-pilpres-2024-1

Tersebut Nama Para ‘King Makers’ Pilpres 2024

Dalam pertarungan kebijakan pemilihan presiden itu, itu akan berada strategi.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA – semrawut Pertarungan politik pemilihan presiden tidak hanya berbicara siapa sosok yang maju sebagai calon presiden atau pengantara presiden saja. Pada kontestasi lima tahunan itu, tentunya juga ada pemilih dengan akan memberikan suaranya di dalam para calo presiden, tentunya juga terdapat partai politik pengusung, simpatisan, maupun sukarelawan hingga penyelenggara pemilu: KPU, Bawaslu, dan DKPP. Tetapi, ada satu lagi yang tak kalah pentingnya dalam menentukan arah kontestasi di dalam pesta demokrasi, yakni sosok-sosok di belakang layar yang disebut ‘King Makers’.

Eksekutif Surveylink Indonesia Wempy Hadir menyebutkan, setidaknya bakal ada enam sosok king makers untuk Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Kepala 2024. Nama pertama tidak lain adalah Presiden RI Joko Widodo yang maka pemilu mendatang masih mau memegang tampuk pimpinan negara ini.  

Menurut dia, Jokowi bukan pemilik partai, mengecualikan sang presiden memiliki gaya yang penting dipertimbangkan.   Jokowi hari tersebut bukan hanya kader kelompok, melainkan juga punya kewenangan yang sangat powerful, yang menguasai kementerian dan lembaga strategis. Presiden yang identik menggunakan kemeja putih itu bisa membangun citra suci dan sederhana sehingga kesetiaan para pembantu di kabinet sangat tinggi meski sudah berada di periode ke-2 kepemimpinan.

 

 

Jokowi juga mempunyai basis massa yang patut dipertimbangkan. Hal itu terlihat di dua pemilu terakhir sejenis banyak kelompok Relawan Jokowi. Bahkan, para sukarelawan masih setia hingga saat ini pada Presiden Joko Widodo.

Nama kedua tentunya Megawati Soekarnoputri. Megawati tidak perlu diragukan lagi sebagai king atau queen makers karena putri sejak presiden pertama RI tersebut memiliki kapal besar PDI Perjuangan yang menjanjikan buat 2024.  

PDIP terbukti memenangi pemilu presiden dua periode berturut-turut. Pada tahun 2019, PDIP juga memenangi pemilu anggota legislatif. Kekuatan lainnya dengan dimiliki PDIP, yakni soal militansi yang cukup agung dalam membangun kekuatan sungguh biasa, apalagi dengan asli sampai saat ini memperjuangkan “wong cilik”.

“Saya kira ini betul menarik simpati kelompok bagian menengah ke bawah karena memang mayoritas masyarakat kita adalah masyarakat wong kecil. Dengan demikian, mengusung tema isu wong cilik itu menjadi sangat menguntungkan PDIP Perjuangan, ” ucapnya.

Nama berikutnya diisi oleh Prabowo Subianto, sosok capres penantang Jokowi dalam dua kali pemilu belakang bisa barada pada situasi king makers Pilpres 2024. Melemahnya elektabilitas Prabowo akhirnya ini bisa membuat majikan Partai Gerindra itu menjadi king makers pada tahun 2024. Namun, tak mengucup kemungkinan Prabowo akan menjelma peserta pilpres kembali di tahun 2024 jika didorong oleh koalisi maju jadi calon presiden.

Nama keempat adalah Susilo Bambang Yudhoyono yang tentunya akan memperjuangkan Demokrat serta Agus Harimurti Yudhoyono untuk bisa setara dengan aktivis atau politikus lain di kancah nasional. SBY masih memiliki beban sejarah di hidupnya karena belum lulus mengantarkan anaknya masuk dalam gelanggang politik nasional. Visi dan mimpi yang telah lama dibangun tentunya tidak akan padam begitu saja dan dibuktikan pada tahun 2024.

Jusuf Kalla menjadi sosok kelima yang disebut akan menjadi king makers pada tarikh 2024. Meski tidak memiliki partai, JK dinilai punya pengaruh besar kalau mengatur skenario kontestasi Pemilu Presiden/Wakil Presiden RI.

Hal itu terbukti dengan mengantarkan Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI Jakarta serta menyisihkan calon lain laksana Agus Harimurti Yudhoyono.

JK dinilai sangat lihai dalam memainkan peran. JK bukan hanya jadi seorang politikus, dia merupakan mantan Wapres dengan segala jaringan kekuasaan yang ada dan masih terawat.

Jusuf Kalla selalu merupakan seorang pengusaha sukses. Hal itu tentu serupa akan menjadi pengaruh tinggi padapilpreskarena biaya kontestasi pemilihan pemimpin RI tidaklah melimpah.

Terakhir, ada nama Surya Paloh, sosok tersebut memiliki partai politik untuk maju pada laga pemilihan presiden. Surya Paloh bisa menjadi king makers melihat konstelasi politik akhirnya ini.

Di dalam konstalasi politik terakhir, ikatan di antara koalisi agak dingin hubungan, seolah-olah Surya Paloh mungkin tidak akan diajak lagi pada pilpres mendatang. Manuver politik sejak Partai NasDem belakangan itu juga mencoba untuk berharta di luar garis liga yang ada saat itu.

Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebutkan, beberapa nama lain selain Megawati Soekarnoputri, Joko Widodo, dan Prabowo Subianto bisa saja muncul sebagai king makers Pilpres 2024. Partai Golkar saat itu berada di posisi ke-3 dalam tiga besar parpol di Indonesia. Tentunya dengan posisi partai tersebut masa ini cukup layak dipertimbangkan siapa nantinya king makers dari Golkar.

Cukup banyak politikus Golkar yang memiliki nama & pengaruh, seperti Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar. Airlangga pula menko di kabinet Jokowi. Ada nama senior Golkar lain Jusuf Kalla, kemudian Luhut Binsar Panjaitan dengan juga menjadi orang kepercayaan Jokowi. Tokoh Golkar lainnya, misalnya Bambang Soesatyo yang kini duduk sebagai Kepala MPR RI.

“Nah, ini menarik buat membuat Golkar siapa yang paling Golkar walaupun pada hasil survei yang mengucapkan bahwa Airlangga Hartarto merupakan potensial menjadi king makers juga menjadi capres atau cawapres, ” ujar Ari.

Namun, di dalam saat ini, PARA Syndicate menilai, baru tiga nama, yakni Megawati Soekarnoputri, Joko Widodo, dan Prabowo Subianto yang akan menjadi king makers pada Pemilihan Ijmal Presiden/Wakil Presiden 2024. Tatkala itu, Susilo Bambang Yudhoyono masih harus melihat elektabilitas dari Partai Demokrat beberapa waktu mendatang sebagai satu diantara variabel dalam melihat potensi menjadi king makers.

sumber: Antara