Terindikasi Hina Rasulullah, Puluhan Buku PAI Ditarik

Terindikasi Hina Rasulullah, Puluhan Buku PAI Ditarik

Dia menilai tidak tertutup kemungkinan ada unsur tidak sengaja

REPUBLIKA. CO. ID, PANGKALPINANG —  Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menarik puluhan buku modul pendidikan agama Islam dan tabiat bertajuk “Medali” untuk siswa kelas 2 SD semester ganjil dri bse, yang isinya ada diduga mengandung unsur penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

“Buku tersebut beredar di SDN 12 Pangkalpinang, di dalam salah satu kalimat soal di buku itu terdapat kesalahan penulisan yang bisa menimbulkan salah paham di masyarakat, jadi buku itu langsung kami amankan, ” kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan NegeriPangkalpinang, Ryan Sumarta, di Pangkalpinang, Kamis.

Selain itu, pagi tadi mereka telah meminta Kepala Bidang Pendidikan Dasar DisdikbudPangkalpinang buat menyampaikan kepada seluruh kepala SECURE DIGITAL agar menarik atau tidak membagikan ke siswa jika ada yang sudah menerima dan selanjutnya dititipkan di Kejaksaan Negeri Pangkalpinang.

“Kami juga tadi pagi langsung datang ke SDN 12 serta meminta kepala sekolah agar buku tersebut tidak disebarkan lagi ke siswa lalu yang sudah beredar agar diambil untuk dititipkan di Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, ” ujar dia.

Ia mengatakan, dari SDN 12 telah dititipkan sejumlah 25 buku dan berdasarkan pemantauan juga ditemukan di SDN 65 sebanyak 30 buku. “Untuk petugas yang mengantar buku itu masih belum diperoleh informasi, namun yang pasti buku-buku yang telah beredar untuk ditarik kembali, ” kata dia.

Pihaknya sedang mendalami apakah hal itu masuk dalam tindak pidana penistaan agama atau tidak. Dia menilai tidak tertutup  kemungkinan ada unsur tidak sengaja dikarenakan jika dilihat dari susunan huruf dalam keyboardversi QWERTY komputer, gaya huruf B dan N tersebut bersebelahan.

“Terkait ada tidaknya tindak pidana, itu masuk ranah kepolisian, sedangkan kami berfungsi sebagai pengawasan, menjadi untuk sementara kami fokus dalam penelusuran terhadap peredaran buku tersebut, ” kata dia.

sumber: Antara