kota-solok-mulai-izinkan-sekolah-tatap-muka-1

Tanah air Solok Mulai Izinkan Madrasah Tatap Muka

Kota Solok mulai izinkan sekolah tatap membuang pada PPKM Level Tiga.

REPUBLIKA. CO. ID,   SOLOK — Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Sumatera Barat, menyetujui pelaksanaan proses belajar menunjuki secara tatap muka pada kelas selama Pemberlakuan Penyekatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tangga Tiga. “Berdasarkan Surat Kesimpulan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Di dalam Negeri bahwa pelaksanaan sekolah tatap muka sudah diperbolehkan lagi di Kota Solok selama PPKMLevelTiga, ” sirih Wali Kota Solok Zul Elfian Umar di Solok, Sabtu (21/8).

Sekalipun demikian pelaksanaan sekolah secara tatap muka harus secara protokol kesehatan yang sendat, yakni wajib memakai kedok serta jumlah murid pada kelas dibatasi untuk menyekat penyebaran COVID-19 di madrasah. “Selain itu, setiap madrasah wajib melaporkan jika berlaku kasus COVID-19 di lingkungan sekolah masing-masing, ” sirih dia.

Pembelajaran pada tahun ajaran 2021/2022 dilaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas. Buat tingkat PAUD/TK/RA siswa tampil ke sekolah maksimal 33 persen dari jumlah anak. Siswa dibagi sebanyak bagian yang ada, proses belajar mengajar dilaksanakan hanya perut jam per hari.

Sementara untuk tingkat SD/MI, siswa hadir ke sekolah per tingkat, daya kelas maksimal 50 upah dari jumlah siswa per kelas. Pembelajaran memuat besar tema per hari.

Untuk kelas satu dan dua, proses belajar mengajar hanya dilaksanakan selama dua jam per keadaan. Kelas tiga sampai posisi enam proses belajar melatih dilaksanakan selama 2, 5 jam per hari. Namun untuk tingkat SMP/MTs tidak jauh beda dengan tingkat SD, siswa hadir ke sekolah per tingkat, daya kelas maksimal 50 tip dari jumlah siswa per kelas.  

Pembelajaran memuat dua lengah pelajaran per hari, proses belajar mengajar dilaksanakan 2, 5 jam per hari. Dalam proses belajar tatap membuang tersebut, seluruh guru terlihat ke sekolah, sedangkan di tingkat SMP/MI guru yang hadir sesuai dengan ceroboh pelajaran yang diampu.

Selain itu, pemangku kota juga mengatakan terkait pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tingkat pelajar akan diadakan dalam Kota Solok untuk menekan penyebaran COVID-19 pada anak sekolah.

“Sampai zaman ini saya belum memperoleh angka pasti vaksinasi tingkat pelajar, namun kami bakal terus berupaya melakukan vaksinasi untuk pelajar, ” logat dia.

sumber: Antara