Pujian Sarri: Arah Sassuolo Mirip Atalanta

Pujian Sarri: Arah Sassuolo Mirip Atalanta

Sassuolo memenangkan 4 laga terakhir.

REPUBLIKA. CO. ID,   TURIN — Guru Juventus, Maurizio Sarri, menilai, sejak arah perkembangannya, Sassuolo nyaris mirip Atalanta. I Neroverdi, tutur Sarri, memiliki gaya sepak bola dengan khas dan tidak ragu untuk tampil terbuka dan menyerang bertemu tim-tim besar. Kemampuan Sassuolo ini lah yang diwaspadai Sarri kala Juventus melawat ke markas Sassuolo dalam giornata ke-33 Serie A, Kamis (16/7) dini hari WIB.

Di laga pada giornata ke-32, Juventus mesti rela berbagi angka dengan Atalanta setelah hanya bermain imbang, 2-2, dengan La Dea, akhir pekan lalu. Sarri pun menilai, anak-anak asuhnya akan menghadapi tantangan serupa di langgar kontra Sassuolo seperti saat ditahan imbang Atalanta.

”Sassuolo adalah salah kepala tim yang memiliki arah kelanjutan yang mirip dengan Atalanta. Itu melanjutkan proyek besar mereka serta tengah berada dalam kondisi yang bagus. Kami pun menghadapi mereka di fase-fase berbahaya, karena garis depan mereka tengah begitu intelek, memiliki determinasi, dan sangat bergairah, ” tutur Sarri seperti dilansir Football Italia , Rabu (15/7).

Penilaian Sarri ini kendati tidak berlebihan. Dalam enam sabung terakhir, tim yang bermarkas dalam Stadion Mapei itu tidak pernah kalah dengan mengemas dua hasil imbang dan empat kemenangan. Makin, empat kemenangan tersebut diraih Sassuolo di empat laga terakhir. Membekukan imbang Inter Milan, 2-2, dan mengalahkan Lazio, 2-1, menjadi daftar performa Sassuolo saat menghadapi tim-tim besar.

Secara khusus, Sarri pun menyuarakan, berbeda dari Atalanta yang begitu agresif saat menyerang, Sassuolo mempunyai gaya permainan dengan mengandalkan penguasaan bola dan kemampuan dribling para-para penggawanya. ”Mereka cenderung untuk langsung menggiring bola, mengendalikan permainan melalui penguasaan bola, dan terus menggunakan. Kami harus memperhitungkan kemampuan itu tersebut. Selain itu, mereka tidak pernah ragu-ragu saat menghadapi tim-tim besar, ” tutur eks pelatih Chelsea tersebut.

Melawat ke markas Sassuolo, I Bianconeri mengantongi keunggulan delapan poin di puncak klasemen sementara. Si Nyonya Tua pun dinilai bakal mempertahankan titel Scudetto, dengan telah mereka raih dalam delapan musim terakhir, di enam laga pamungkas Serie A musim ini. Namun, Sarri tidak mau anak-anak asuhnya kehilangan konsentrasi dan pokok di laga-laga berikutnya. Sarri kendati tidak mau para penggawa Si Nyonya Tua terpengaruh terhadap bermacam-macam kritik terhadap performa mereka.

”Kompetisi itu belum benar-benar berakhir. Kami sedang harus bertarung dan bekerja berlelah-lelah. Kami akan cukup beruntun asalkan bisa mendapatkan 11 poin yang kami butuhkan di enam pertarungan terakhir. Tidak ada hasil yang begitu saja kami raih, tapi hasil apik itu harus diraih dengan kerja keras, ” ujar mantan pelatih Napoli tersebut.