PPDB di Jakarta Utamakan Siswa daripada Kalangan tak Mampu

PPDB di Jakarta Utamakan Siswa daripada Kalangan tak Mampu

PPDB di Jakarta dilaksanakan secara daring pada masa pandemi Covid-19.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan mengutamakan masyarakat tidak mampu pada Penerimaan Peserta Asuh Baru (PPDB) di Ibu Tanah air secara daring. Hal tersebut diutarakan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana, dalam keterangan tertulisnya pada Jakarta, Kamis (11/6).

“Kemudian disesuaikan dengan situasi kondisi demografi Jakarta serta mempertimbangkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan, ” kata Nahdiana.

Menurutnya, kebijakan PPDB DKI Jakarta saat ini menyampaikan ruang bagi masyarakat kurang berharta untuk mendapatkan pendidikan di sekolah negeri, serta meminimalisir terjadinya disparitas sosial. Menurut dia, keberpihakan itu terwujud melalui peningkatan kuota carik afirmasi untuk jenjang SMP dan SMA dari 20 persen menjadi 25 persen serta jenjang SMK dari 20 persen menjadi 35 persen.

“Di tengah pandemi Covid-19, seluruh proses PPDB seluruhnya dilaksanakan dari rumah secara daring dimulai dari pengajuan akun, pendaftaran/pemilihan sekolah, sampai ke cara lapor diri untuk peserta asuh yang lolos seleksi, ” ucapnya.

Kebijakan PPDB DKI Jakarta diharapkan mampu mengakomodir berbagai latar belakang calon peserta didik pantas asas PPDB yang objektif, terang, berkeadilan, akuntabel, serta tidak diskriminatif.

Adapun untuk urat seleksi PPDB jenjang SD, SMP, SMA dan SMK, yaitu:

1. Jalur inklusi ialah jalur yang disediakan untuk bani berkebutuhan khusus

2. Jalur afirmasi merupakan jalur yang disediakan untuk peserta didik dari keluarga kurang mampu.

Selain itu Pemprov DKI Jakarta memberi kesempatan bagi anak lantaran tenaga kesehatan yang meninggal di penanganan Covid-19 untuk bersekolah dalam sekolah negeri;

3. Jalur zonasi merupakan jalur yang disediakan untuk peserta didik pantas dengan domisili mereka masing-masing;

4. Jalur Prestasi berisi dari prestasi akademik dan non akademik;

5. Carik Pindah tugas orangtua dan Anak Guru merupakan jalur yang disediakan untuk anak dari ASN/TNI/Polri dengan pindah karena tugas negara dan anak dari guru yang

mengajar di sekolah bahan CPDB (Calon Peserta Didik Baru);

6. Jalur sungguh DKI merupakan jalur yang disediakan untuk anak yang berasal sejak luar Provinsi DKI Jakarta.

Secara umum, PPDBakan dimulai untuk tahap pra pendaftaran mulai Kamis, 11 Juni 2020 had 3 Juli 2020.

Untuk informasi lebih lengkap sanggup mengacu pada Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Nomor 501 Tarikh 2020 tentang Petunjuk Teknis Tanggapan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2020/2021 dan Buku Panduan PPDB secara Daring Layanan Informasi PPDB Dinas Pendidikan dapat diakses dalam situs Disdik DKI Jakarta disdik. jakarta. go. id dan ppdb. jakarta. go. id, hotline Telepon/SMS: 021 – 39504050 dan 021 – 39504053, 082114555537, 082114555538, 082114557312, 082114557313.