Penjaga Awasi Penyaluran Bansos

Penjaga Awasi Penyaluran Bansos

Penyaluran bansos diawasi agar pas sasaran.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan Tim Satgas V Gakkum Operasi Aman Nusa II Polri untuk membantu pemerintah memeriksa pelaksanaan pemberian bantuan sosial dalam wilayah agar tepat sasaran. Tanpa sampai penyaluran terjadi pemotongan sokongan atau tidak sampainya bantuan sosial kepada masyarakat.

Menurut Kabareskrim, perlu diantisipasi oknum ataupun kelompok tertentu yang memanfaatkan status pandemi Covid-19 untuk melakukan gerakan melalui bantuan sosial dan yang lain akibat mundurnya pelaksanaan Pilkada 2020. “Tindak tegas pelaku hoaks yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas, ” ujar Komjen Pol Sigit melalaikan siaran pers, Kamis.

Selain itu, pihaknya juga menodong Tim Satgas V Gakkum Proses Aman Nusa II Polri supaya menjalankan arahan Presiden Joko Widodo untuk mengawasi secara ketat hal-hal yang berpotensi menularkan COVID-19.
“Awasi secara ketat klaster pelaku migran, rembesan pemudik dan pabrik yang berpotensi meningkatkan penyebaran COVID-19, ” kata jenderal bintang tiga itu.

Secara terisolasi, Ketua Satgas V Gakkum Operasi Aman Nusa II Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo menjelaskan bahwa pihak kepolisian ikut memperketat pengawasan terhadap jalur-jalur tikus guna mencegah masyarakat yang ingin mudik. Pasalnya, Pemerintah telah melarang mudik jadi upaya memutus rantai penularan Covid-19.

“Kami waspadai belang tikus dan penyelundupan pemudik dan memperketat pengamanan menjelang Lebaran. Di tanggal 8 sampai 31 Mei kepada pelanggar bisa dikenai hukuman selain putar balik, yakni dam atau kurungan penjara 1 tarikh, ” kata Ferdy.

Di samping itu, Direktur Aksi Pidana Umum Bareskrim Polri ini mengatakan bahwa tim Satgas V Gakkum juga telah melakukan bervariasi kegiatan selama masa pandemi Covid-19 seperti tim subsatgas ekonomi sudah melakukan kegiatan sebanyak 30. 467 kegiatan.

“Monitoring target pokok ada 16. 972 giat, pengawasan alat kesehatan ada 4. 116 giat, dan penindakan sebanyak 19 giat. Totalnya 30. 467 kegiatan, ” kata Ferdy.

sumber: Antara

Cari info di Slot Online