Pangeran William Diam-Diam Jadi Sukarelawan Metode Telepon

Pangeran William Diam-Diam Jadi Sukarelawan Metode Telepon

Keterlibatan Tengku William terungkap saat peringatan ultah pertama Shout 85258.

REPUBLIKA. CO. ID,   INGGRIS — Belum lama ini, terungkap bahwa Tengku William diam-diam menjadi sukarelawan buat Shout 85258. Shout 85258 adalah layanan berbasis pesan singkat untuk orang-orang dalam kondisi krisis dan membutuhkan bantuan kesehatan mental.

Keterlibatan Pangeran William sebagai sukarelawan baru terungkap bertepatan dengan peringatan ulang tahun pertama Shout 85258. Pada hari peringatan tersebut, Tengku William dan sang istri Kate Middleton melakukan video call bersama-sama sebagian dari sukarelawan Shout 85258.

“Saya ingin berbagi sedikit rahasia secara kalian teman-teman, saya sebenarnya pula ikut menjadi sukarelawan untuk maklumat ini, ” ungkap Pangeran William dalam video call tersebut, sesuai dilansir Mirror.

Tak hanya Pangeran William, Kate juga selama ini menimbrung mengambil peran dalam layanan bantuan Check In and Chat. Check In and Chat adalah layanan bantuan untuk orang-orang yang sensitif atau mengisolasi diri sendiri. Layanan ini merupakan bagian dari Royal Voluntary Service dalam skema NHS Volunteer Responders.

Pasangan ini turut membangun peluncuran layanan Shout 85258 di Mei tahun lalu. Keduanya berinvestasi sebesar 3 juta Euro mencuaikan Royal Foundation untuk membantu peluncuran Shout 85258.

Sejak diluncurkan pada Mei 2019, para sukarelawan Shout 85258 telah melakukan lebih dari 300. 000 percakapan pesan singkat dengan orang-orang yang membutuhkan bantuan kesehatan mental. Sekitar 65 persen daripada orang-orang yang menghubungi layanan tersebut berasal dari kelompok usia pada bawah 25 tahun.

Para sukarelawan dengan bergabung dalam Shout 85258 biasanya diminta untuk berkomitmen terhadap pelajaran daring selama 25 jam & bekerja selama dua hingga empat jam per minggu untuk melayani pesan singkat yang berdatangan. Para sukarelawan dilatih untuk bisa membantu masyarakat berpikir lebih jernih mengenai masalah yang mereka hadapi dan membantu mereka untuk mencari bulevar keluar dari masalah tersebut.

Dalam video call, beberapa sukarelawan juga sempat bercerita mengenai kesulitan untuk mengarahkan anak di rumah selama pandemi Covid-19. Matematika dan bahasa Inggris menjadi mata pelajaran yang dianggap sulit bagi sebagian sukarelawan.

Pangeran William dan Kate ternyata merasakan kesulitan yang sama dengan para sukarelawan tersebut. Seperti diketahui, Pangeran George juga menerapkan belajar dari rumah serupa pelajar lainnya selama pandemi Covid-19.

“Saya kesulitan dengan pelajaran matematika tahun kedua, ” canda Pangeran William.

Tidak lupa, Pangeran William dan Kate juga menyampaikan rasa terima berkelakar mereka kepada para sukarelawan dengan telah berdedikasi untuk memberikan tumpuan. Pangeran William mengatakan keterlibatan para sukarelawan telah membantu banyak kesibukan orang-orang yang membutuhkan bantuan dalam area masing-masing.  

 

Sumber: https://www.mirror.co.uk/news/uk-news/prince-william-secretly-volunteering-mental-22145215

sumber: Mirror