Mustang Shelby 1965 Dilelang Senilai Rp 51 Miliar

Mustang Shelby 1965 Dilelang Senilai Rp 51 Miliar

Mustang Shelby pun menjadi salah mulia mobil incaran para kolektor.

REPUBLIKA. CO. ID, DETROIT — Pada era 60-an, Ford menggebrak pasar sportscar dengan menghadirkan produk Ford Mustang. Tak hanya itu, pabrikan Amerika itu pun menghadirkan varian high performance dengan nama Ford Mustang Shelby.

Tak heran, hingga saat ini, Mustang Shelby pun menjadi salah satu mobil incaran para kolektor. Dilansir dari Cnet pada Sabtu (25/7), sebuah Mustang Shelby pun telah terlelang secara harga yang fantastis.

Mustang Shelby itu merupakan buatan keluaran 1965. Dalam pelelangan dengan digelar oleh Mecum Auctions di Indianapolis, Mustang Shelby GT350R itu terjual dengan harga 3. 8 juta dolar AS atau sekitar Rp 51 Miliar

Hal ini pun membuat Mustang Shelby itu menjadi Shelby dengan terjual dengan harga paling luhur. Tak heran, karena produk yang dilelang kali ini adalah Ford Shelby Mustang GT350 Competition yang dibekali dengan sejumlah spesifikasi balap.

Tak hanya tersebut, mobil yang dilelang ini pula juga memiliki nilai sejarah yang kuat. Karena, Ford Shelby Mustang GT350 Competition ini merupakan mobil milik pebalap bernama Ken Miles.

Oleh karena itu, mobil ini pun sempat mempunyai catatan lintasan dalam ajang Sports Car Club of America (SCCA). Seluruh rekam jejak ini lah yang kemudian membuat seorang kolekor rela untuk memboyongnya dengan makna selangit.

Sebagai suatu mobil kompetisi, maka mobil tersebut pun telah dibekali dengan mesin V8 yang telah dimodifikasi serta dilengkapi dengan cooling system yang telah ditingkatkan.

Pada bagian interior, mobil tersebut pun hadir dengan interior fungsional khas mobil balap demi mampu menekan bobot. Selain itu, mobil ini juga telah dilengkapi dengan roll cage yang merupakan lupa satu syarat dalam SCCA.

Artinya, mobil ini dasar dilelang dalam kondisi sebagai sebuah mobil balap. Meskipun, kemungkinan luhur si pemilik nantinya tak mau menggunakanya di lintasan dan hanya akan memnjadikanya sebagai bagian dibanding ornamen di dalam galerinya.