mui-diy-rekomendasikan-tak-makan-bekicot-1

MUI DIY Rekomendasikan tak Makan Bekicot

Makan Bekicot sebaiknya dihindari.

REPUBLIKA. COMPANY. ID, JAKARTA–Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesi (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta, KH Fuad menyarankan sebaiknya penduduk terutama umat Islam bukan mengkonsumsi bekicot. Karena hewan tersebut belum jelas standing hukumnya.

“Bekicot ada yang menggolongkan hewan menjijikkan, tetapi bisa jadi itu subyektif, digolongkan hewan yang kotor, beracun, perlu ada penelitian. Jadi hewan ini statusnya tidak jelas, ” kata Fuad saat dihubungi, Rabu (23/6).

KH Fuad yang juga mejelis Tarjih Muhammadiyah mengatakan, Mazhab Syafi’i mengharamkan mengkonsumsi hewan tersebut. Namun ada juga yang menghalalkannya mengkonsumsi bekicot.

“Maka yang terbaik ialah tidah usah mengkonsumsi, ” katanya.

KH Fuad menyarankan, sebaiknya umat Islam mengkonsuki makanan yang sudah jelas status kehalalannya. Apalagi makanan halal serta thayyib masih banyak sehingga tak perlu makan bekicot.

“Makanan yg baik dan thayyib masih banyak. Sesuatu yang meragukan lebih baik ditinggalkan, ” katanya.

Hal tersebut kata dia sudah sesuai dengan Hadis Nabi Muhammad SAW untuk meninggalkan sesuatu yang meragukan ke sesuatu yang meyakinkan.

Apalagi kata KH Fuad tentang mengkonsumsi makanan halal sudah dijelaskan dalam Alquran surah Al-Baqarah ayat 162 yang artinya.

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari berkaitan yang terdapat di bumi, dan janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kalian. Sesungguhnya setan itu sebatas menyuruh kalian berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kalian ketahui. ”