Kemenag Ingatkan Protoko Kesehatan MTQ Nasional

Kemenag Ingatkan Protoko Kesehatan MTQ Nasional

Diharapkan MTQ Nasional 2020 berjalan lancar

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Musaaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke- XXVIII akan dibuka pada Sabtu (14/11). MTQ Nasional berlangsung pada kota Padang dan kabupaten Padang Pariaman hingga 21 November mendatang. Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin optimis MTQ Nasional 2020 berjalan lancar dengan langgeng menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan penyelenggara. Ia pun berniat semua peserta bisa mematuhi protokol kesehatan sehingga tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19.

“MTQ adalah kegiatan monumental yang sudah menjadi sejarah dalam Indonesia. Kami terus berikhtiar untuk menjaga pelaksanaan dan mutunya baik dilaksanakan di tengah pandemi. Awak berharap semua pihak mematuhi dan berkomitmen untuk menerapkan protokol Covid-19 agar kegiatan yang sangat ditunggu masyarakat ini tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19, ” kata Kamaruddin Amin kepada Republika, co. id.

Ada delapan cabang yang akan diperlombakan pada MTQ Nasional 2020. Delapan cabang itu adalah cabang seni baca Alquran, qira’atal Quran, hafalan Alquran, tafsir Alquran, fahmil Alquran, seni kaligrafi Alquran, syarhil Alquran, dan cabang karya tulis ilmiah Alquran.

Cabang seni baca Alquran terdiri dari 5 golongan. Yaitu golongan tartil Alquran putra dan putri usia maksimal 12 tahun 11 kamar 29 hari, golongan tilawah anak-anak putra dan putri usia maksimal 14 tahun 11 bulan 29 hari, golongan tilawah remaja putra dan putri usia maksimal 24 tahun 11 bulan dan 29 hari, golongan tilawah cacat mata putra dan putri usia maksimal 49 tahun 11 bulan 29 hari dan golongan tilawah dewasa putra dan putri usia suntuk 40 tahun 11 bulan 29 hari.

Cabang qira’at Alquran terdiri dari 3 golongan. Yaitu golongan qira’at Kitab suci alquran mujawwad dewasa putra dan dayang usia maksimal 40 tahun 11 bulan 29 hari, golongan qira’at Alquran murrattal dewasa putra & putri usia maksimal 40 tarikh 11 bulan 29 hari, dan golongan qira’at murratal remaja anak dan putri usia maksimal 24 tahun 11 bulan dan 29 hari.

Untuk cabang hafalan Alquran, terdiri sebab 5 golongan. Yaitu golongan 1 juz dan tilawah putra & putri usia maksimal 15 tahun 11 bulan 29 hari, bangsa 5 juz dan tilawah putra dan putri usia maksimal 20 tahun 11 bulan 29 keadaan, golongan 10 juz putra anak usia maksimal 22 tahun 11 bulan dan 29 hari, lingkungan 20 juz putra putri leler maksimal 22 tahun 11 bulan dan 29 hari dan kategori 30 juz putra putri leler maksimal 22 tahun 11 bulan 29 hari.

Cabang tafsir Alquran terdiri lantaran 3 golongan. Yakni golongan etiket Arab putra putri hafalan 30 juz dan tafsir juz X usia maksimal 22 tahun 11 bulan 29 hari, golongan cara Indonesia putra putri yakni hafalan 30 juz dan tafsir bagian XII usia maksimal 34 tarikh 11 bulan 29 hari & golongan bahasa Inggris putra anak hafalan 14 juz pertama buat usia maksimal 34 tahun 11 bulan dan 29 hari.

Untuk cabang fahmil Al – quran hanya satu regu yang berisi dari 3 orang remaja putra dan 1 regut 3 orang putri dengan usia maksimal 18 tahun 11 bulan dan 29 hari.

Bagian syarhil Alquran terdiri dari 3 orang putra dan 1 pasangan 3 orang putri usia suntuk 18 tahun 11 bulan 29 hari. Kemudian cabang seni kaligrafi Alquran terdiri dari 4 golongan. Yaitu golongan naskah penulisan sendi putra dan putri, golongan hiasan mushaf putra putri, golongan ornamen putra putri, golongan kontenporer putra putri. Sedangkan untuk  usia  maksimal semua golongan cabang kaligrafi suntuk 34 tahun 11 bulan 29 hari. Terakhir cabang karya tulis ilmiah Aluquran (KTIQ) putra anak usia maksimal 24 tahun 11 bulan 29 hari.