israel-izinkan-pasangan-gay-miliki-anak-lewat-ibu-pengganti-1

Israel Izinkan Pasangan Gay Miliki Anak Lewat Ibu Pengganti

Kaum Yahudi Orthodoks menganggap vonis ini pukulan keras untuk identitas Yahudi.

REPUBLIKA. CO. ID, YERUSALEM — Mahkamah Agung Israel memutuskan tetap mengizinkan pasangan sesama jenis memiliki anak melalui ibu pengganti. Bagian parlemen dan aktivis memuji putusan ini  sebagai kemajuan hak-hak komunitas LGBTQ.

Pengadilan memperluas peraturan ibu pengganti tahun 2020 yang dapat diakses hawa lajang tapi tidak dimanfaatkan pasangan sesama jenis. Majelis hukum Agung mengatakan hal tersebut ‘melanggar hak kesetaraan & hak untuk menjadi orang tua’ serta melanggar dasar.

Pemerintah mempunyai waktu selama satu tarikh untuk mencabut undang-undang dengan mengecualikan pasangan sesama jenis tersebut. Namun parlemen kubra menepati tenggat waktunya.

“Selama lebih dibanding satu tahun negara tak melakukan apa pun buat mendorong amandemen yang pas pada undang-undang ini, mahkamah memutuskan undang-undang itu tak dapat terus patuh pada pelanggaran hak asasi bani adam yang disebabkan kesepakatan ibu pengganti yang ada, ” kata Mahkamah Agung Israel, Ahad (11/7).

Pengadilan menambahkan perubahan peraturan berlaku dalam enam kamar. Agar dapat disesuaikan asas profesional.

Grup aktivis LGBTQ Israel, Aguda mendukung keputusan ini. “(Keputusan ini) tonggak sejarah perjuangan kami pada kesetaraan, ” kata mereka.

Anggota parlemen dari sayap Yahudi ua-ortodok dan bekas menteri dalam negeri Israel,   Aryeh Deri mengatakan putusan Mahkamah Agung tinju keras bagi identitias Yahudi. “Sebagian besar bangsa mau menjaga tradisi Israel, melestarikan nilai-nilai keluarga Yahudi, ” katanya.

Utusan Menteri Luar Negeri Israel Idan Roll, yang terkuak mengaku sebagai gay, memuji putusan ini. “Saya yakin sebagian besar bangsa mencintai dan menghormati keluarga Yahudi saya yang diciptakan meniti ibu pengganti, ” katanya.