HMS Center: Normal Baru Perlu Uraian yang Komprehensif

HMS Center: Normal Baru Perlu Uraian yang Komprehensif

Uraian komprehensif perlu dilakukan dengan mengingat kondisi per wilayah

REPUBLIKA. CO. ID,   DEPOK — Ketua Umum Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) Center, Hardjuno Wiwoho, mengatakan pertukaran normal baru (new normal) kudu disiapkan secara teliti melalui tilikan yang komprehensif dengan mempertimbangkan status masing-masing wilayah, agar bisa meminimalisasi ekses negatif dari penerapan biasa baru.

“Saya kira, implementasi new normal itu memang tidak mampu dihindari. Namun harus melalui uraian yang matang. Jangan grusa grusu karena ini menyangkut nyawa anak buah Indonesia, ” ujar Hardjuno saat menggelar Bakti Sosial (Baksos) pada SMP/SMK Karya Putra Bangsa dalam Tapos Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (30/5).

Berdasarkan data Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per Jumat (29/5) sejumlah 25. 216 orang.

Dibanding angka tersebut, sebanyak 17. 204 orang dirawat. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 6. 492 orang dan meninggal dunia satu. 520 orang.

Menurut nya, penerapan normal baru saat itu terlalu terburu-buru, karena kasus COVID-19 masih tinggi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan bermunculan klaster-klaster perdana penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Namun Hardjuno berharap kalau transisi menuju tatanan baru kudu berjalan maka perlu pengawasan selektif tanpa ketakutan. Untuk itu, pemerintah harus punya program mensukseskan kehidupan normal baru di Indonesia.

“Jika tidak maka hendak berpotensi mengalami kegagalan sosial pada negeri ini. Jangan sampai penuh yang angkat tangan dan berteriak, ‘Terserah’, ” tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan koneksi pemerintah saat implementasi normal pertama harus jelas dan terkoordinasi. Maksudnya, agar seluruh elemen masyarakat patuh menjalankan peraturan sehingga normal pertama ini berhasil.

“Seluruh dunia saat ini perang melayani musuh yang tidak nampak yaitu Virus Corona yang berdampak dalam semua lini kehidupan kesehatan, sosial, ekonomi. Kita harus menang melayani COVID-19 dengan kedisiplinan, sehingga mampu kembali ke kehidupan normal, ” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengapresiasi Baksos yang digelar HMS Center ini. Dia meminta, Baksos ini menjadi trigger untuk elemen civil society lainnya biar senantiasi hadir bersama masyarakat.

sumber: Antara