Giliran Nasabah Maybank di Solo Adukan Uang Tabungannya Raib

Giliran Nasabah Maybank di Solo Adukan Uang Tabungannya Raib

Dari total uang tabungan nasabah tersebut Rp 72 juta, hanya tersisa Rp 80 ribu.

REPUBLIKA. CO. ID,   TUNGGAL — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Surakarta sudah menerima aduan satu diantara nasabah Maybank terkait dengan hilangnya uang tabungan sebesar Rp 72 juta. Terkait dengan hal itu, OJK Surakarta akan mencoba menyediakan dengan mempertemukan pihak Maybank secara nasabah tersebut.

“Sore ini OJK Solo sudah menerima pengaduan dari nasabah yang bersangkutan, ” kata Besar OJK Surakarta Eko Yunianto dalam Solo, Rabu (18/11).

Meski serupa itu, untuk waktu pertemuan, pihaknya belum dapat memastikan. Menurut dia, sebab klarifikasi pihak Maybank, nasabah tersebut sudah melakukan pengaduan ke Maybank, kemudian ditembuskan ke OJK.

Selain itu, yang bersangkutan juga sudah melaporkan ke polisi yang masa ini masih dalam penyelidikan. Dia mengatakan bahwa OJK memperoleh data transaksi yang berdampak pada raibnya uang tersebut dilakukan melalui mobile banking dan terjadi pada masa ponsel milik nasabah mengalami perkara.

“Tentunya kejadian ini agar menjadi perhatian kita semua supaya lebih waspada & wajib menjaga data pribadi kita yang meliputi password/PIN, nama pokok kandung, dan lain-lain, termasuk menganut bahwa nomor HP yang terekam pada data kita sudah benar, ” ujarnya.

Ia melanjutkan, “Transaksi melalui mobile banking tentunya akan dikonfirmasi melalui notifikasi yang dikirimkan ke HP yang tercatat pada database konsumen. ”

Sebelumnya, seorang nasabah bank Maybank dalam Solo atas nama Candraning Setyo mengaku kehilangan uang tabungannya. Dari mutlak uang tabungan yang dimilikinya sebesar Rp 72. 653. 000, hanya tersisa Rp 80 ribu.

Kuasa hukum korban, Gading Satria Nainggolan, mengatakan bahwa kasus yang dialami kliennya berasal pada bulan Juni 2020. Pada saat itu, kata dia, bagian ponsel suami Candra yang terdapat internet banking tempat Candra menabung tiba-tiba hilang sinyal.

Saat mengurus di gerai provider, Candra hanya diberikan kartu baru tanpa dijelaskan permasalahan yang terjadi. “Beberapa hari kemudian, klien saya ke bank untuk mengecap rekening koran. Dari situ tersedia transaksi ganjil dan diketahui saldonya tersisa Rp 80 ribu, ” katanya.

Terpaut dengan transaksi salah satu nasabah, cabang dari PT Bank Maybank Nusantara Tbk. Tommy Hersyaputera mengatakan zaman ini pihak bank sedang mengabulkan investigasi atas pengaduan tersebut.

“Perlu kami ingatkan kembali kepada para nasabah dengan menggunakan fasilitas internet termasuk mobile banking agar senantiasa waspada dalam mengelola nomor telepon seluler yang digunakan, ” katanya.

Ia juga meminta konsumen menjaga kerahasiaan data, seperti login, PIN, password, dan sandi TAC untuk tidak disampaikan kepada sapa pun, termasuk staf bank.

Selain itu, lanjut dia, juga senantiasa membuat password yang kuat sehingga tidak semoga diketahui oleh pihak lain.

 

sumber: Kurun