facebook-hapus-laman-berita-shehab-palestina-1

Facebook Hapus Laman Berita Shehab Palestina

Al-Zayegh menggambarkan tindakan Facebook sebagai pelanggaran kebebasan berpendapat

REPUBLIKA. CO. ID,   GAZA – Perusahaan jejaring sosial Facebook menghapus laman Kantor Informasi Shehab Palestina dari platformnya. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Berita Shehab Hossam al-Zayegh.

Al-Zayegh menggambarkan tindakan Facebook sebagai pelanggaran terhadap kebebasan tersua dan berekspresi yang sudah dilindungi oleh hukum global. “Menghapus laman kami ialah tindakan tercela dan terkutuk yang bertujuan untuk menyerbu konten Palestina dengan keterangan melanggar standar dan menghasut kekerasan, ” kata al-Zayegh, dilansir Middle East Monitor, Kamis (15/7).

Sayangnya, Facebook mengabaikan hasutan dan pelanggaran standar masyarakat Israel atau situs berita kebijakan termasuk asosiasi Israel. Tempat menyebut Facebook mencegah publikasi tanggapan Palestina terhadap pancingan dan hasutan.

Saat ini, Biro Berita Shehab sudah mempunyai lebih dari 7, 5 juta pengikut di Facebook. Asosiasi Jurnalis Palestina mengutuk tindakan tersebut dan menggambarkannya sebagai tindakan yang sewenang-wenang dan tidak adil.

Pada tarikh 2020, Echo Social Center mendokumentasikan 1. 200 pelanggaran konten digital Palestina pada platform media sosial. Was-was Hak Hukum Adalah melahirkan pada 2018, Facebook berangkulan dengan otoritas Israel buat menyensor konten pengguna.

Di tarikh yang sama, Kementerian Kehakiman Israel mengatakan Facebook telah menanggapi sekitar 85 komisi permintaan Israel untuk menghapus, memblokir, dan menyediakan petunjuk tentang konten Palestina dalam situs tersebut sepanjang 2017.