ekonomi-syariah-diyakini-jadi-solusi-resesi-ekonomi-1

Ekonomi Syariah Diyakini Jadi Solusi Resesi Ekonomi

Kegiatan ekonomi syariah terus digencarkan meski pantas pandemi.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Ekonomi syariah diyakini menjelma kunci sekaligus jalan untuk Indonesia untuk keluar dibanding resesi ekonomi. Karena tersebut, di tengah masa pandemi, kegiatan dan pengembangan ekonomi syariah di setiap garis harus terus digerakkan.

Ketua Umum Asosiasi Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta, Tito Maulana, mengatakan MES akan bekerja cocok dengan berbagai pihak untuk terus merawat ekonomi syariah di ibu kota. Diperlukan inovasi dalam berbisnis mengikuti kolaborasi antar pengusaha buat menggairahkan ekonomi syariah.

“UMKM paling terdampak akibat pandemi dan lebih dari dua juta lapangan pekerjaan hilang. Ekonomi syariah kunci dan jalan keluar dari resesi, ” prawacana Tito dalam Pelantikan Pengurus MES DKI Jakarta, Sabtu (17/4).

Tito mengatakan, salah satu tujuan dari kegiatan ekonomi syariah yakni produk halal. TANGSI, kata Tito, harus terus menampilkan produk-produk halal terbaik untuk bisa dipercaya oleh konsumen.

“Ada 1, 5 miliar pribadi di pasar halal, Nusantara berpotensi menjadi the biggest player, ” ujarnya.

Salah satu langkah faktual yang dilakukan MES DKI Jakarta, lanjut Tito, dengan mendirikan marketplace Pasar Syariah atau Pasyar. Ia mengutarakan, Pasyar terbentuk dari banyak komunitas-komunitas hijrah di ibu kota. Mereka saling mempertemukan visi misi bersama ASRAMA DKI Jakarta dan menjadi bagian dari kelompok asosiasi yang peduli akan potensi ekonomi umat.

Pihaknya juga meyakini marketplace tersebut nantinya akan menjadi jalan untuk bisa melakukan ekspor produk-produk industri syariah dan mampu menjadi roda penggerak ekonomi syariah pada Jakarta.

“Dengan izin Allah ini ekonomi syariah akan jadi roda penggerak ekonomi dan menolong mewujudkan ekonomi berkeadilan beserta akses permodalan, ” katanya.