BRI Optimistis Ekonomi Nasional Balik Pulih

Aset Himbara secara tertimbun pada kuartal II 2021 tumbuh 7, 7 tip.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — PT Bank Kaum Indonesia (Persero) Tbk mengaku optimistis terhadap pemulihan ekonomi nasional. Hal ini menetapi kinerja ekonomi pada kuartal II 2021 tumbuh positif.

Ketua BRI Sunarso mengatakan kinerja Bank Kompilasi Milik Negara (Himbara) di kuartal II 2021 juga tumbuh positif di tengah pandemi Covid-19.

“Pada semester pertama 2021 dan optimisme hingga akhir tahun ini hadir, karena kebijaksanaan pemerintah yang tepat di merespons krisis ekonomi kelanjutan pandemi Covid-19, ” ujarnya dalam keterangan resmi semacam dikutip Ahad (5/9).

Menurutnya Himbara pada menghadapi krisis akibat pandemi ini memprioritaskan keberlanjutan usaha. Jika pada situasi lazim, Himbara ingin mempertahankan likuiditas, kualitas, dan profitabilitas, maka pada situasi pandemi Covid-19, Himbara menurunkan profitabilitas.

“Pada kondisi dengan sangat menantang ini kita tidak boleh kalah, pasti menang, namun dengan nilai yang lebih tipis 2-1. Maka kemudian yang harus kita jaga adalah likuiditas dan kualitas, boleh lah kita menurunkan profitabilitas, ” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan pihaknya optimistis ekonomi dapat bertambah berputar pada sisa tarikh ini dengan terdorong sebab berbagai penyaluran stimulus & beragam bantuan pemerintah. Himbara, katanya, berupaya mendukung kondisi bisnis agar menguat.

“Dengan penerapan risk management yang baik & tepat, kami optimistis berharta menjaga kinerja tetap nyata hingga akhir tahun, ” ucapnya.

Terekam aset Himbara secara tertimbun pada kuartal II 2021 tumbuh 7, 7 persen menjadi Rp 3. 904, 30 triliun. Aset itu tersalurkan dalam bentuk rekognisi senilai Rp 2. 552, 9 triliun.

Kemudian penyaluran kredit Himbara tumbuh 5, 4 upah dan penghimpunan dana klub naik 8, 7 tip (yoy) menjadi Rp 2. 948, 78 triliun.

Lalu non performing loan (NPL) terkelola pas ideal kisaran tiga tip. Dari sisi laba, Himbara mampu membukukan Rp 29, 9 triliun atau tumbuh 18, 4 persen.

“Khusus BRI, mematok Juni 2021 aset tumbuh 7, 8 persen (yoy) dengan pinjaman tumbuh lima persen (yoy). Dana pihak ketiga tumbuh 6, 5 persen dan laba tumbuh 22 persen mencapai Rp 12, 45 triliun, ” tutur dia.