Brasil Tinjau Whatsapp Pay Sebelum Mampu Beroperasi Lagi

Brasil Tinjau Whatsapp Pay Sebelum Mampu Beroperasi Lagi

Whatsapp harus buktikan perlindungan data sebelum bisa beroperasi lagi di Brasil.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Bank sentral Brasil meminta Whatsapp bisa membuktikan keamanan perlindungan bukti. Jaminan itu harus diberikan pra layanan pembayaran yang baru diluncurkan bisa beroperasi lagi di negara tersebut.

“Kami tak mengatakan ia tidak kompetitif, kami ingin mereka meminta otorisasi & menunjukkan kepada kami bagaimana jalan kerjanya, untuk memastikan layanan bersaing, ” kata Presiden Central Bank of Brazil, Roberto Campos Neto, dikutip dari Reuters , Jumat.

WhatsApp telah meluncurkan layanan pembayaran Whatsapp Pay di Brasil pada 15 Juni lalu. Para pengguna bisa mengirim uang, baik untuk invidivu maupun ke akun bisnis, melalaikan jendela obrolan.

Tidak lama setelah peluncuran, lembaga antimonopoli Brasil Cade dan bank pokok menangguhkan layanan tersebut dengan dasar berpotensi merusak kompetisi, efisiensi serta privasi data. Brasil juga menyumbat kemitraan Whatsapp dengan Visa, Mastercard, dan Cielo SA.

Beberapa hari lalu, Cade mengeluarkan blokir tersebut karena Facebook serta Cielo bisa memberikan keterangan mengenai kerja sama tidak berlaku kurang. WhatsApp masih bisa bekerja serupa dengan layanan pembayaran lainnya serta tidak akan mengurangi pilihan konsumen.

Campos Neto melihat Whatsapp Pay akan beroperasi pada skala yang signifikan, platform itu memiliki 120 juta pengguna cuma di Brazil saja, sehingga menetapkan analisis yang lebih dalam.

Bank sentral mengatakan itu tidak melarang apa pun tentang Whatsapp Pay saat ini & akan memberikan izin jika maklumat sudah memenuhi ketentuan yang sah.

“Agenda kami pro-kompetisi. Begitu terbukti aturan kompetisi & memiliki perlindungan data sesuai dengan yang dibutuhkan, akan disetujui, ” kata Campos Neto.

Whatsapp belum memberikan pernyataan terkait perkembangan terbaru ini.

sumber: Antara