bpn-resmi-dibentuk-bulog-penugasan-pangan-lebih-cepat-1

BPN Resmi Dibentuk, Bulog: Penugasan Pangan Lebih Cepat

Proses kegiatan Bulog dalam melakukan kecendekiaan pangan dapat lebih elementer.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — Pemerintah resmi membuat Badan Pangan Nasional (BPN) melalui penerbitan Peraturan Pemimpin Nomor 66 Tahun 2021. Perum Bulog berharap penugasan pangan dapat lebih segera dan memudahkan Bulog pada bertindak sebagai operator di setiap program pemerintah.

Sekretaris Perusahaan Bulog, Awaluddin Iqbal, mengatakan, diharapkan proses kerja Bulog dalam melangsungkan kebijakan pangan juga dapat lebih sederhana. Sebab, perumusan dan pelaksanaan kebijakan bertabur nantinya akan dialihkan segenap kepada BPN.

Sejauh tersebut, terdapat sejumlah kementerian dengan terlibat dalam kebijakan pangan, termasuk soal importasi serta operasi pasar bahan bertabur pokok seperti beras. Di antarnya, Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perniagaan, Kementerian BUMN, hingga Kementerian Sosial.

“Sebetulnya (manfaat) secara langsung terkait kebijakan pangan itu kita akan mengacu ke kepala lembaga yaitu Badan Pangan Nasional. Namun, posisi Bulog dari dulu sampai saat ini tetap sama sebagai operator, ” kata Awaluddin kepada Republika. co. di, Kamis (26/8).

Poin penjelasan mengenai penugasan pangan kepada Bulog diatur dalam Pasal 29, di mana dijelaskan Gajah BUMN menguasakan kepada Kepala BPN untuk memutuskan penugasan kepada Bulog dalam bentuk kebijakan pangan nasional.

Adapun mengenai mekanisme pengambilan keputusan kebijakan pangan, Awaluddin menegaskan, hal itu merupakan ranah pemerintah jadi pengambil regulasi. Meski BPN telah dibentuk, Bulog tak akan menjadi pihak dengan mengambil keputusan kebijakan & tetap fokus dalam menjalankan penugasan.