Biro Pos Jambi Sudah Salurkan BLT Sebesar Rp 74, 4 Miliar

Biro Pos Jambi Sudah Salurkan BLT Sebesar Rp 74, 4 Miliar

BLT tersebut diperuntukan untuk warga yang perekonomiannya terdampak pandemi Covid-19

REPUBLIKA. CO. ID,   JAMBI — Kantor Pangkalan Jambi selama pandemi COVID-19 sudah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dari Kementerian Sosial sebesar Rp 74, 4 miliar. “BLT tersebut kita salurkan untuk keluarga penyambut manfaat (KPM) di lima kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, ” kata Kepala Kantor Pangkalan Jambi Agung di Jambi, Rabu (5/8).

KPM di lima kabupaten dan kota tersebut di antaranya di Kota Jambi, Kabupaten Batanghari, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sudah tiga tahap BLT yang disalurkan oleh Kantor Pos dibanding bulan Mei, Juni dan Juli 2020. Dimana BLT tersebut diperuntukan untuk warga yang perekonomiannya terdampak pandemi Covid-19. “Sudah tiga tahap disalurkan dari Kementerian Sosial di setiap tahap data KPM-nya berubah, ” kata Agung.

Di dalam tahap pertama 42. 021 KPM di lima kabupaten dan kota dengan total nominal bantuan sebesar Rp 25, 212 miliar & tahap kedua sebanyak 41. 528 KPM dengan total nominal sandaran Rp 24, 916 miliar. Dan pada tahap ketiga jumlah KPM sebanyak 40. 460 KK dengan total nominal bantuan sebesar Rp 24, 276 miliar.  

Dimana setiap KPM menerima BLT tersebut sebesar Rp 600 ribu. “Bantuan ini informasinya diberikan sampai dengan Desember 2020, namun kita menunggu saja karena kita hanya menyalurkan, jika ada mau kita salurkan, ” kata Mulia.

Di jelaskan Istimewa dari tiga tahap penyaluran BLT tersebut total KPM sebanyak 126. 892 KPM. Namun BLT yang telah di salurkan sekitar 98 persen atau 124. 009 KPM.

Hal itu dikarenakan terdapat KPM yang telah wafat dunia dan ada KPM yang tidak mengambil BLT ke pejabat pos. Sehingga bantuan untuk masyarakat yang tidak ada tersebut di kembalikan ke Pemerintah Pusat.

Sementara itu, selama pembagian BLT tersebut dilaksanakan Kantor Gardu Jambi menyalurkannya secara bertahap. Tujuannya untuk meminimalisir kerumunan warga dengan akan mengambil bantuan. Dimana warga mendapatkan undangan untuk mengambil BLT tersebut ke Kantor Pos terdekat.

Namun bagi warga yang pemukimannya jauh dari pejabat pos, maka petugas akan meneruskan BLT tersebut ke kantor camat.

Selain itu, kedudukan geografis wilayah di Jambi selalu menjadi kendala penyaluran BLT tersebut. Seperti di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang harus menggunakan sekoci untuk menjangkau lokasi karena wilayahnya yang merupakan perairan. “Begitu juga untuk wilayah rawan banjir, sesuai di Kumpe Kabupaten Muaro Jambi, ” kata Agung.

sumber: Jarang