kepala-tim-mercedes-cibir-argumen-russel-pascatabrakan-1

Besar Tim Mercedes Cibir Dalih Russel Pascatabrakan

Tabrakan tersebut menerbitkan keduanya mengalami benturan berlelah-lelah ke dinding sirkuit.

REPUBLIKA. CO. ID,   BOLOGNA — Kepala tim Marcedes Metode Satu (F1) Toto Wolff menolak argumen pembalap William Racing, George Russell dengan terlibat kecelakaan hebat secara pembalap Mercedes Valtteri Bottas di GP Emilia Rogmana, di Sirkuit Imola, Ahad (18/4). Bottas menyebut argument Russell omong kosong.

Tabrakan itu terjadi masa Russell kehilangan kendali era mencoba menyalip Bottas dalam tikungan cepat, lap ke-34. Tabrakan tersebut menyebabkan keduanya mengalami benturan keras ke dinding sirkuit kanan di tikungan pertama.

Russell marah dan memperhitungkan Bottas menghalanginya sehingga kecelakaan tak terhindarkan. Russell mengatakan, mungkin jika pembalap lain pasti akan menghindarinya. Wolff tak setuju dengan teori Russell dan menyebut penjelasannya tidak lucu.

Wolff mengatakan, timnya berusaha membatasi biaya dengan jalan menghindari tabrakan ketika balapan. Maka dari itu Wolff tak menginginkan timnya mengalami kecelakaan yang menyebabkan pembiayaan membengkak.

Wolff menolak menyalahkan salah kepala pembalap dalam insiden itu. Namun Wolff meminta Russell agar banyak belajar daripada kecelakaan tersebut.

“Tidak pernah ada status seperti ini dalam hidup di mana yang utama harus disalahkan 100 persen dan yang lainnya hampa. Seluruh situasi seharusnya tidak pernah terjadi, ” ujarnya dilansir dari Crash, Senin (19/4).

Wolff menilai Bottas menjalani 30 lap pertama dengan performa buruk dan seharusnya ia tak mengalami kecelakaan. Tetapi ia juga menilai Russell seharunya tak melakukan siasat mengingat treknya mengering.

Keputusan Russel sangat berisiko bagi mobil pada depannya yang kebetulan adalah tunggangan Bottas. Menurutnya, Russel perlu memahami risiko dengan akan dialami jika hendak menyalip.

“Saya tidak ingin dia memeriksa membuktikan apa pun pada kami, karena satu hal yang dapat saya katakan, mengenal Valtteri selama lima tahun, adalah bahwa dia tidak mencoba membuktikan barang apa pun, ” katanya menguatkan.