bangun-sistem-informasi-pasar-kerja-ri-tiru-worknet-korsel-1

Bentuk Sistem Informasi Pasar Kerja, RI Tiru Worknet Korsel

Buatan studi Bank Dunia menunjukan sistem informasi pasar kerja RI di tingkat dasar.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan berupaya mendirikan integrasi pelatihan, sertifikasi dan penempatan tenaga kerja dalam sebuah bisnis proses dengan utuh dan efektif. Peristiwa ini untuk mempertemukan pencari kerja dengan permintaan pasar kerja.  

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pengembangan, perbaikan, dan optimalisasi rekan kerja menemukan momentumnya di masa pandemi. Hal itu mengingat ketersediaan data ketenagakerjaan yang dinamis menjadi pemutus kebijakan bidang ketenagakerjaan.  

“Pelaksanaan BSU dengan BPJS Ketenagakerjaan menjadi modal awal integrasi sistem pasar kerja yang molek, ” ujarnya dalam masukan resmi seperti dikutip Jumat (6/8).

Hasil studi Bappenas dan Bank Dunia (2020) menunjukan pola informasi pasar kerja (SIPK) Indonesia berada pada level dasar menuju menengah. Menurutnya SIPK bisa mengikuti Worknet (SIPK Korea Selatan) dengan sudah berada pada golongan advance.

“Sistem informasi pasar kerja kita harus didorong lebih berpengaruh lagi. Setidak- tidaknya menuju sistem pasar kerja transendental seperti di Korea Selatan yang memiliki lima istimewa yaitu relevan, handal, efisien, berfokus pada klien, serta komprehensif, ” ucapnya.

Menurutnya permasalahan pasar kerja di Indonesia yaitu mismatch lulusan pendidikan secara dunia kerja, job matching yang kurang efisien, kurangnya jumlah tenaga kerja yang sesuai kebutuhan kerja, serta rendahnya produktivitas tenaga kerja.