bea-cukai-bnn-ungkap-penyelundupan-2188-kilogram-sabu-1

Bea Cukai – BNN Ungkap Penyelundupan 218, 8 Kilogram Sabu

Pengungkapan kasus ini bertepatan dengan perayaan HUT independensi RI ke-76.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA–-Sebagai upaya mewujudkan Indonesia bebas narkoba, Bea Cukai beserta BNN selaku leading sector dalam pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) kembali berhasil melakukan penindakan terhadap narkotika jenis sabu sebanyak total 218, 8kg yang diselundupkan dan rencananya akan di dibawa ke Banda Aceh, Provinsi Aceh.

Sinergi pelaksanaan law enforcement “war on drugs” kurun Bea Cukai dan BNN dalam penindakan kali tersebut dilaksanakan pada Jumat (13/08) di kawasan Pulau Beureh, Banda Aceh.

Direktur Penindakan serta Penyidikan Bea Cukai, Bahaduri Wijayanta, dalam konferensi pers yang digelar di Biro BNN pada Kamis (19/08) mengungkapkan kronologi penindakan berasal dari penyelidikan intelijen yang dilakukan oleh BNN main sama dengan Bea Tol yang merupakan bagian dari operasi laut interdiksi terpadu terhadap jaringan sindikat narkoba berinisial T alias CM.

 

Dalam kasus tersebut, kata Wijayanta, petugas lulus mengamankan lima orang simpulan. Petugas pertama kali membekuk AY alias R & B alias Y yang diduga sebagai penjaga gudang berisi 198 bungkus sabu dengan berat total 218, 8kg. Keduanya dibekuk di kawasan Pulau Beureh, Banda Aceh, usai mengendarai speedboat untuk mengambil sabu di kawasan wisata kuliner pada Jumat (13/8).

Dari penangkapan ini, petugas kemudian mengamankan T alias CM di berkepanjangan raya Medan-Banda Aceh. T alias CM diketahui ialah pengendali dari penyelundupan & peredaran narkotika ini. Keesokan paginya, pada Sabtu (14/08), petugas berhasil mengamankan simpulan lainnya, yaitu Es nama lain E, dan AN nama lain WY di tempat terisolasi.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran BNN atas komitmen dan sinerginya, serta kepada masyarakat yang membantu dalam pelaksanaan law enforcement “war on drugs” pencegahan NPP ilegal tersebut, ” ujar Wijayanta.

Menurut Wijayanta, pengungkapan kasus tindak kejahatan narkoba pada momentum peringatan hari kemerdekaan Republik Nusantara ke-76 ini membuktikan kalau kemerdekaan yang saat tersebut dirasakan oleh bangsa kudu tetap diperjuangkan. Tangkapan ini adalah bukti nyata kecermatan dan kerja sama Harga Cukai dan BNN pada menjaga dan memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia.