Baznas Kabupaten Lebak Salurkan bantuan Penyediaan

Baznas Kabupaten Lebak Salurkan bantuan Penyediaan

Warga miskin dapat langsung mengambil kebutuhan pokok ke kantor Baznas setempat

REPUBLIKA. CO. ID, LEBAK–Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak kembali menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan bakal pokok bagi warga miskin yang terancam kerawanan pangan akibat efek pandemi Covid-19.

“Kami hari tersebut menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga Asnawi (70) yang kesulitan buat memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, ” kata Ketua Baznas Kabupaten Lebak KH Pupu Mahpudin di Lebak, Banten, Selasa (9/6)

Penyaluran bantuan bahan pokok tersebut agar keluarga Asnawi warga Bojongleles Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak terpenuhi kebutuhan pangan. Dimana saat tersebut kondisi Asnawi sudah usia sendat juga bekerja serabutan akibat pandemi COVID-19 itu. Bahkan, mereka besar hari mengalami kesulitan untuk menutup kebutuhan pangan keluarga. “Kami meminta bantuan ini dapat memenuhi keinginan makan sehari-hari, ” ujarnya.

Menurut dia, Baznas Kabupaten Lebak menyiapkan stok logistik buat masyarakat miskin yang terancam kerawanan pangan akibat dampak pandemi Covid-19. Masyarakat miskin diberikan kemudahan untuk mendapat kebutuhan bahan pokok dengan langsung mengambil ke Kantor Baznas setempat dan dilengkapi persyaratan membawa surat keterangan dari desa/kelurahan serta kartu keluarga (KK).

Perlengkapan persyaratan itu agar sungguh-sungguh orang yang terdampak COVID-19 serta kebanyakan dari keluarga miskin. “Kami memberikan kemudahan itu agar warga miskin tidak mengalami kerawanan pangan atau kelaparan, ” katanya.

Sementara itu, Asnawi masyarakat Bojongleles Kabupaten Lebak mengatakan bahwa dirinya merasa lega setelah menyambut beras sebanyak 20 kilogram & lauk pauk serta uang dari Baznas setempat. Penyaluran bantuan objek pokok itu tentu dapat menggali beban ekonomi keluarga. “Kami tidak menduga ada yang membantu hajat bahan pokok, padahal sejak dua hari kesulitan untuk memenuhi bertabur keluarga, ” katanya.

sumber: jarang