Bagian TNI Lanud Supadio Ikuti Konseling Pertanian

Bagian TNI Lanud Supadio Ikuti Konseling Pertanian

Penyuluhan pertanian bagi anggota TNI AU buat mendukung ketahanan pangan

REPUBLIKA. CO. ID,   PONTIANAK — Program ketahanan pangan antisipasi pandemi Covid-19 melalui pemanfaatan lahan terlunta-lunta maupun pekarangan disikapi bijak sebab TNI AU. Sejumlah personel Markas Udara (Lanud) Supadio di Pontianak mengikuti penyuluhan pertanian dari Jawatan Pertanian Kabupaten Kubu Raya pada Pontianak, Selasa pekan lalu (14/7).

Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama TNI (Marsma) Palito Sitorus menegaskan komitmennya untuk menolong sekaligus sosialisasi ketahanan pangan di dalam personel TNI AU. “Penyuluhan pertanian ini kita laksanakan untuk menaikkan pengetahuan dalam hal pertanian untuk lebih menggiatkan program ketahanan pangan, khususnya menghadapi pandemi Covid-19, ” kata Marsma TNI Palito Sitorus saat membuka kegiatan penyuluhan itu.

Penyuluh Kubu Raya menegaskan bahwa kalender ketahanan pangan dapat dikembangkan menjadi hobi yang menyenangkan untuk dilakukan, apabila mengerti dan memahami prinsip serta praktik pertanian.

“Program ketahanan pangan melalui pertanian mandiri merupakan peristiwa yang mudah untuk dikerjakan, sebab dapat dilakukan dengan memanfaatkan tanah di pekarangan rumah, ” katanya.

Selanjutnya, kegiatan penyuluhan diisi pemaparan prinsip pertanian. Mulai dengan penjelasan macam tanah, pemupukan, penanaman hingga perawatan tanaman yang baik dan betul, untuk mendapatkan hasil maksimal serta praktik menanam di polybag.

Kegiatan konseling yang berlangsung edukatif menjadi bertambah menarik lantaran pertanyaan dari awak TNI AU maupun para istri prajurit TNI AU yang tergabung pada PIA Ardhya Garini. Turut hadir Ketua PIA Ardhya Garini Lanud Supadio Imelda Palito Sitorus.

Perintah Danlanud Supadio, Marsma TNI Palito Sitorus sejalan dengan arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo bahwa program ketahanan pangan harus didukung semua pihak, bukan hanya tanggung jawab sektoral. Pangan adalah kebutuhan pokok manusia.

Hal itu digarisbawahi oleh Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi tentang pengembangan Pekarangan Pangan Tetap (P2L). Pangan lokal sehat serta bergizi bisa didapat dari pekarangan, menghadapi pelemahan ekonomi dan buah pandemi, jawabannya adalah pertanian.  

“Apabila lahan pekarangan dikelola serius hendak menambah pendapatan keluarga. Bisa dimakan sendiri. Kelebihan hasil bisa dijual, ” kata Dedi Nursyamsi.

Kiprah tentara TNI mendukung ketahanan pangan juga berlangsung di Provinsi Maluku Utara. Komando Distrik Militer (Kodim) 1508/Tobelo di Halmahera Utara menyediakan sebagian lahan markas Kodim untuk pertanian. Kegiatan dipimpin Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Raymond Sitanggang bersama warga dan penyuluh.  

Sementara Kodim 1304/Gorontalo menggelar kegiatan percepatan tanam jagung bersama petani dan penyuluh. Maksudnya menyongsong musim kemarau di Daerah Gorontalo sekaligus mendukung ketahanan pangan.