Ariana Grande Kenang Peristiwa Bom Konsernya di Manchester

Ariana Grande Kenang Peristiwa Bom Konsernya di Manchester

Ariana Grande tak bisa lupa perkara pengeboman konsernya di Manchester 2017 lalu.

REPUBLIKA. CO. ID,   HOLLYWOOD — Penyanyi Ariana Grande meninggalkan pesan kepada fansnya menjelang peringatan ketiga pengeboman Manchester Arena. Perempuan berusia 26 tahun itu mengatakan, ia ingin mengirim cinta kepada semua orang dengan merasakan kesedihan akibat pengeboman itu.

Tiga tahun semrawut, tepatnya 22 Mei 2017, seorang teroris meledakkan alat peledak kreasi sendiri di konser Ariana dengan baru selesai di Manchester. Perihal ini menewaskan 22 orang dan melukai ratusan lainnya.

Ariana kemudian kembali ke Manchester dua pekan kemudian untuk konser amal. Pada saat itu, Ariana mengadakan konser untuk mengumpulkan uang bagi keluarga dengan terkena serangan tersebut.

“Saya ingin meluangkan waktu untuk mengakui dan mengirim cintaku kepada semua orang yang merasakan kesedihan dan beban sungguh biasa dari peringatan yang hendak datang pekan ini, ” tulis Ariana di Instagram miliknya, Kamis (21/5).

Ariana juga mengatakan, dirinya tetap memikirkan peristiwa tersebut dan puak yang bersedih karenanya. “Saya bakal memikirkan Anda sepanjang pekan serta akhir pekan. hati, pikiran, serta doa saya selalu bersama Anda, ” kata dia.

Dilansir di Mirror , teroris dengan bernama Salman Abedi (22) melangsungkan kekejaman yang menewaskan 22 adam, wanita dan anak-anak. Korban bungsu adalah Saffie-Rose Roussos yang berumur delapan tahun.

Pada Maret lalu, darah lelaki Abdei, Hashem Abdei dinyatakan bersalah atas pembunuhan tersebut. Pokok, pengadilan mendengar bahwa ia membantu merencanakan pengeboman.