arab-saudi-bantah-pakai-spyware-pegasus-israel-1

Arab Saudi Bantah Pakai Spyware Pegasus Israel

Pejabat Arab Saudi membantah mamakai spyware buat melacak komunikasi.

REPUBLIKA. CO. ID,   RIYADH — Seorang pejabat Arab Saudi membantah tuduhan baru-baru ini kalau Kerajaan menggunakan spyware buat melacak komunikasi.

Saudi Press Agency (SPA) , Rabu (21/7), melaporkan pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim, mengutarakan klaim itu tidak berpatokan. Ia menegaskan Arab Saudi tidak menyetujui metode sama dengan itu.

Investigasi global dengan diterbitkan pekan ini oleh 17 organisasi media mengucapkan spyware Pegasus, yang dilisensikan oleh NSO Group dengan berbasis di Israel, sudah digunakan dalam upaya & berhasil meretas telepon arif milik jurnalis, pejabat negeri, dan aktivis hak asasi manusia.

Dilansir di Al Arabiya , Rabu, NSO mengeluarkan pernyataan pada Minggu yang menolak pelaporan sebab mitra media. NSO mengutarakan itu penuh dengan anggapan yang salah dan teori yang tidak didukung. Mereka mengklaim produknya dimaksudkan hanya untuk digunakan oleh pranata intelijen dan penegak lembaga pemerintah untuk memerangi terorisme dan kejahatan.

Dilansir di BBC, tokoh hak asasi, jurnalis, & pengacara di seluruh dunia telah menjadi sasaran malware ponsel yang dijual kepada pemerintah otoriter oleh perusahaan pengawasan Israel, NSO Group.

Mereka ada dalam daftar sekitar 50 ribu nomor telepon karakter yang diyakini menarik bagi klien perusahaan. Tidak nyata dari mana daftar tersebut berasal  atau berapa penuh telepon yang benar-benar sudah diretas.

NSO membantah melakukan kesalahan.

Tuduhan tentang penggunaan perangkat lunak, yang lumrah sebagai Pegasus, dilakukan dalam Ahad lalu oleh Washington Post, Guardian, Le Monde, dan 14 organisasi media lainnya di seluruh dunia.

Pegasus menginfeksi perangkat Iphone dan Android. Spyware ini memungkinkan operator mengekstrak pesan, foto, serta email, merekam panggilan, & secara diam-diam mengaktifkan mikrofon dan kamera.

https://english.alarabiya.net/News/middle-east/2021/07/22/Saudi-Arabia-denies-claims-that-it-used-spyware-to-track-communications-SPA

https://www.bbc.com/news/technology-57881364