AP II Perkuat Penerapan Safe Travel Campaign

AP II Perkuat Penerapan Safe Travel Campaign

AP II bersama stakeholders di 19 bandara menerapkan protokol kesehatan secara ketat

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA–PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) akan menerapkan Sabe Travel Campaign ke tahapan selanjutnya. Eksekutif Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan dalam tahap selanjutnya, implementasi protokol kesehatan di bandara yang dikeloala akan diperkuat dengan dijalankannya Safe Travel Campaign yang fokus pada konsistensi, meningkatkan kepercayaan masyarakat, & mempererat kolaborasi antar stakeholders.  

“Sektor penerbangan nasional berkewajiban memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di tengah pandemi, ” kata Awaluddin dalam maklumat tertulisnya, Rabu (15/10).  

Dia membaca, konsistensi akan dilakukan AP II dan stakeholders agar dapat secara terus-menerus semakin baik menerapkan protokol kesehatan tubuh di 19 bandara yang dikelola. Sementara itu untuk aspek kepercayaan diri masyarakat merupakan upaya AP II dalam menjaga kepercayaan dan keyakinan masyarakat terhadap transportasi udara, untuk mewujudkan Safe Travel Campaign for Safe Travel Confidence.  

Buat aspek kolaborasi juga menurutnya benar penting untuk selalu diperkuat oleh seluruh stakeholders di bandara. “Melalui kolaborasi yang erat maka saya dapat memenuhi standar global dan cara protokol yang paling cantik di dunia dalam upaya bebas Covid-19, ” ungkap Awaluddin.  

Sebelumnya, AP II bersama stakeholders di 19 bandara menerapkan protokol kesehatan secara ketat sejak Maret 2020. Jalan tersebut dilanjutkan dengan  mencanangkan Safe Travel Campaign sejak Juli 2020 maka saat ini.  

Protokol kesehatan di bandara AP II diperkuat secara Biosecurity Management, yaitu Physical Distancing, Health Screening, Passenger Touchless Processing, Facility Cleanliness and Sanitizing, dan People Protection. Selain itu, bandara AP II juga sudah menerapkan implementasi Biosafety Management Virus Spreading Anticipation, Environment Screening, Infrastructure Sterilization, dan Public Health Assurance.  

“Akan menyusul Testing Lab Facilities dalam Bandara Internasional Soekarno Hatta dengan salah satunya untuk mendukung Reciprocal Green Lane (RGL) antara Nusantara dan Singapura, ” kata Awaluddin.