Antam Bantah 68 Karyawannya Terinfeksi Covid-19

Antam Bantah 68 Karyawannya Terinfeksi Covid-19

Antam memastikan berkomitmen melakukan pencegahan Covid-19.

REPUBLIKA. COMPANY. ID, JAKARTA — PT Aneka Tambang mengklarifikasi pemberitaan terkait adanya karyawan Antam di kantor pusat di Jakarta yang positif Covid-19. Dalam siaran pers yang diterima Republika, Rabu (29/7), Sekretaris Perusahaan PT Antam Kunto Hendrapawoko, mengatakan kabar adanya 68 kasus Covid-19 di Antam tidak sesuai oleh data perusahaan.

“Per tanggal 26 Juli 2020, tidak ada kasus terkonfirmasi positif pekerja dan tenaga alih daya Antam di Kantor Pusat Jakarta, ” ujar Kunto.

Antam melakukan upaya buat mencegah Covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Langkah tersebut dilakukan tidak hanya di kantor tapi juga di area tambang dan pabrik.

Langkah tersebut mencakup penyediaan wastafel untuk cuci tangan, kewajiban pemakaian masker, penerapan batas jarak fisik, hingga pemberian vitamin dan keharusan cek suhu. PT Antam juga secara berkala melakukan rapid test dan tes usap ke pekerja.

Dalam keterangan pers hari ini, tim pakar Satuan tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Dr Dewi Nur Aisyah mengatakan hingga 28 Juli 2020 ditemukan 90 klaster perkantoran di DKI Jakarta. Total kasus dari 90 perkantoran tersebut adalah 459 orang positif Covid-19.

“Ini kalau kita lihat angkanya hampir ten kali lipat atau ada penambahan 416 kasus sebelum masa PSBB diterapkan yang hanya 43 fall, ” kata dia, dikutip dari Antara.

Ia mengatakan terdapat dua kemungkinan penyebab peningkatan kasus tersebut. Pertama, bisa oleh karena itu di lingkungan perkantoran ada orang yang positif kemudian menularkan dalam orang lain.

Orang yang positif tersebut, ujar dia, kemungkinan bisa juga telah terpapar selama di perjalanan menuju kantor misalnya di transportasi umum lalu sebagainya. “Kemudian bisa juga ia terpapar di lingkungan rumah, ” katanya.

Kemungkinan tertular di lingkungan perkantoran cukup tinggi apalagi sesama karyawan sudah saling berkumpul. Ditambah lagi ventilasi udara kurang bekerja dengan optimal sehingga siklus udara kurang bagus.