6-kesalahan-saat-sarapan-ini-merugikan-kesehatan-1

6 Kesalahan Saat Sarapan Ini Merugikan Kesehatan

Ada beberapa kelengahan yang kerap dilakukan masa sarapan dan bisa mudarat tubuh.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Sudah sarapan di cepat hari, tapi malah lekas lapar, kembung, atau lemah? Jika demikian, mungkin Kamu perlu mengganti makanan dengan disantap saat sarapan. Pasalnya, ada beberapa kesalahan yang kerap dilakukan ketika dasar dan bisa merugikan tubuh.

Memilih menu sarapan yang kurang benar juga bisa menyabotase arah penurunan berat badan, asalkan Anda memang sedang di dalam misi pengendalian bobot. Beserta enam kesalahan umum yang sebaiknya dihindari, seperti dikutip dari laman The Sun , Jumat (9/7).

1. Terlalu banyak kalori
Ahli fisiologi olahraga dan ahli gizi olahraga dalam Sheffield Hallam, Mayur Ranchordas, mengingatkan pentingnya memperhatikan asupan kalori saat sarapan. Tanpa sampai menyantap sarapan dengan jumlah kalori berlebihan, makin banyak kalori tapi tak ada nilai gizi.

Hal sama berlaku meskipun menunya terkesan segar seperti roti gandum, telur rebus, salmon asap, serta alpukat. “Semua itu mengandung 700-800 kalori. Jika Anda makan sandwich ayam & daging asap saat dahar siang, Anda bisa diatas asupan kalori harian sebelum makan malam, ” prawacana Ranchordas.

2. Kurang protein atau lemak
Pokok sarapan yang sehat merupakan mengandung semua nutrisi tapi dalam jumlah sedikit, termasuk protein, lemak, dan karbohidrat. Gagal memasukkan ketiganya pada menu sarapan dapat menerbitkan rasa lapar atau mau ngemil dalam beberapa jam.

Ranchordas mengutarakan, umumnya orang menyantap sarapan tinggi karbohidrat, sehingga terlalu banyak energi dan tidak terbakar. Anjuran darinya, menu sarapan memuat lemak segar, protein, mineral, vitamin, dan karbohidrat dalam jumlah moderat.

3. Makan gorengan
Menu sosis, telur, serta daging asap lazim dijumpai saat sarapan. Padahal, sasaran yang digoreng dengan minyak itu penuh dengan gemuk jenuh, banyak kalori, serta cepat membuat tubuh ngerasa lesu. Apalagi, makan warga olahan dalam jumlah mulia bisa memicu masalah kesehatan tubuh.

Daging tabun dan sosis yang digoreng, misalnya, penuh dengan garam yang kurang baik untuk tekanan darah, sehingga tidak dianjurkan menjadikannya menu sarapan setiap pagi.