3

3. 100 Guru Solok Selatan bakal Jalani Swab Test Covid-19

Seluruh guru di Kab Solok Selatan ditargetkan menjalani tes usap pada pekan depan.

REPUBLIKA. CO. ID, PADANG ARO  — Bupati instruksikan 3. 100 kiai yang sudah berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer berangkat tingkat SD hingga SMA dalam Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, melakukan tes usap ( swab test ) untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat & Protokol Setdakab Solok Selatan, Firdaus Firman, mengatakan bahwa penjabat tatkala bupati Solok Selatan sudah memberikan instruksi secara tertulis agar segenap guru melakukan tes usap.

“Sesuai instruksi Bupati, ulangan usap untuk guru dilaksanakan pada Selasa (13/10) sampai Kamis (15/10) di Puskesmas terdekat dari madrasah, ” kata Firdaus di Padang Aro, Jumat.

Firdaus menjelaskan, para guru tidak perlu khawatir dengan semakin meningkatnya nilai pasien positif Covid-19 di Sumbar. Ia menilai, justru itu sangat baik karena semakin banyak yang diketahui telah terpapar, maka hendak cepat dilakukan isolasi sehingga daya untuk menularkan ke orang asing semakin sedikit.

Instruktur sebagai tenaga pendidik, menurut Firdaus, mempunyai peran penting untuk mengedukasi masyarakat agar tetap patuh menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Dia menyatakan, setelah tes belai bagi guru selesai akan dilanjutkan ke seluruh ASN, tenaga janji, guru mengaji, jajaran kecamatan, set walinagari, pemilik dan pelayan vila makan, penjual kuliner, TNI, Polri, BUMN, BUMD, dan orang-orang yang berpotensi terpapar lainnya.

Firdaus mengatakan, Penjabat Bupati Solok Selatan, Jaman Rizal, telah mengatur komunikasi dengan Gubernur Sumatra Barat serta Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas, Padang Dr. Andani Eka Putra. Hal itu dilakukan buat memastikan kelancaran pengetesan.

“Hasil koordinasi Bapak Jasman Rizal, Solok Selatan diprioritaskan untuk ulangan usap sebanyak-banyaknya, apapun kebutuhannya hendak dipenuhi provinsi, ” ujarnya.

Menurut Firdaus, dengan semakin banyaknya yang dites usap maka akan semakin mudah mengendalikan penyebaran Covid-19 di Solok Selatan. Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman, mengatakan bahwa berdasarkan pantauan Covid-19 Solok Selatan hingga Kamis (8/10) kasus positif Covid-19 di Kabupaten itu sebanyak 35 orang & yang sembuh 21 orang dan dalam perawatan atau isolasi 14 orang.

“Total representatif yang telah diperiksa di Solok Selatan sebanyak 3. 584 secara positivity rate 0, 97 persen, ” ujarnya.

sumber: Antara